LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D., turun langsung memantau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tetap mencukupi, distribusi berjalan lancar, serta pelayanan kepada masyarakat berlangsung aman dan tertib.
Pengecekan telah dilaksanakan selama tiga hari sejak Jumat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Lamongan dalam mengantisipasi potensi gangguan distribusi BBM sekaligus memastikan kebutuhan bahan bakar masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.
Dalam pemantauan tersebut, Kapolres mengunjungi SPBU 54.622.08 yang berlokasi di Jalan Sunan Drajat Nomor 174, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Pemeriksaan difokuskan pada ketersediaan stok BBM, kelancaran pelayanan petugas, serta kondisi antrean kendaraan di area pengisian bahan bakar.
“Pagi ini, kami melakukan pengecekan di SPBU 54.622.08 yang berlokasi di Jalan Sunan Drajat 174, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Lamongan, untuk memastikan ketersediaan BBM dan optimalisasi pelayanan,” ujar Kapolres Lamongan.
Selain memantau kondisi operasional SPBU, Kapolres juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang sedang mengisi BBM. Ia menyapa konsumen sekaligus memberikan motivasi kepada petugas SPBU agar senantiasa mengutamakan kualitas pelayanan.
Petugas diharapkan menerapkan prinsip 3S, yakni senyum, sapa, dan salam, sebagai bagian dari upaya menciptakan pelayanan publik yang ramah, responsif, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Untuk memastikan pengawasan berjalan secara berkelanjutan, Kapolres Lamongan telah menginstruksikan seluruh Kapolsek jajaran agar rutin melakukan monitoring SPBU di wilayah masing-masing.
Pengawasan tersebut meliputi ketersediaan BBM, kelancaran distribusi dari pemasok ke SPBU, kondisi antrean kendaraan, hingga kualitas pelayanan kepada konsumen. Langkah ini juga ditujukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar area pengisian bahan bakar.
Kapolres menegaskan bahwa personel kepolisian harus segera turun tangan apabila ditemukan antrean kendaraan yang memanjang dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Apabila terjadi antrean panjang, personel kepolisian diminta segera turun tangan membantu pengaturan agar situasi tetap tertib, aman, dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” lanjutnya.
Melalui koordinasi dan pemantauan di lapangan, kepolisian berupaya memastikan aktivitas pengisian BBM berlangsung tertib serta tidak menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar SPBU.
Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait sebagaimana disampaikan dalam keterangan Polres Lamongan, ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Lamongan terpantau aman dan stabil.





