LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, terus memperkuat sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kanit Samapta Polsek Solokuro, Iptu M. Samsul Arifin, S.H., dalam acara Pelantikan dan Tasyakuran Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kecamatan Solokuro yang digelar di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Solokuro, jajaran pengurus Pagar Nusa, serta sejumlah tamu undangan.
Kapolsek Solokuro, AKP Joko Suprianto, melalui Kanit Samapta Polsek Solokuro, Iptu M. Samsul Arifin, S.H., menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mengajak seluruh anggota dan pengurus Pagar Nusa untuk terus berperan aktif dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, damai, sejuk, dan kondusif.
Menurutnya, organisasi pencak silat memiliki peran strategis dalam membina generasi muda agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Pagar Nusa yang telah dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami mengajak seluruh keluarga besar Pagar Nusa untuk terus menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang sejuk, damai, aman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Solokuro,” ujar Iptu M. Samsul Arifin saat menyampaikan pesan Kapolsek Solokuro.
Kehadiran jajaran Polsek Solokuro dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap organisasi kemasyarakatan dan perguruan pencak silat yang memiliki kontribusi dalam pembinaan karakter, penguatan nilai persaudaraan, serta pelestarian seni budaya bangsa.
Dalam sambutannya, Iptu M. Samsul Arifin menekankan pentingnya menjaga kerukunan antaranggota perguruan silat maupun dengan masyarakat luas. Ia mengingatkan agar seluruh anggota Pagar Nusa senantiasa mengedepankan sikap santun, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dalam setiap aktivitas organisasi.
Menurutnya, pencak silat bukan hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai moral, pengendalian diri, penghormatan terhadap sesama, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Oleh karena itu, para anggota perguruan silat diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.
“Kami berharap seluruh anggota Pagar Nusa dapat menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat. Jadikan kemampuan bela diri sebagai sarana membentuk pribadi yang disiplin, berakhlak, dan bertanggung jawab, bukan untuk menunjukkan kekuatan ataupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” pesannya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang baik antara pengurus perguruan silat, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat.





