Upaya mengurai antrean dan memperlancar distribusi BBM di Bali turut mendapat dukungan dari aparat penegak hukum, khususnya TNI Kodam IX/Udayana dan Polda Bali.
Pertamina menyampaikan apresiasi atas dukungan pengamanan dan pengawalan armada mobil tangki yang menyalurkan BBM ke SPBU. Personel aparat juga membantu kegiatan pendistribusian BBM melalui layanan PDS.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan pemulihan distribusi energi, sekaligus menjaga agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan di tengah penerapan kebijakan pengaturan pembelian Pertalite.
Sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat keamanan diharapkan mampu mendukung pelaksanaan kebijakan secara lebih efektif, terutama dalam menjaga kelancaran distribusi dan mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar SPBU.
Meski antrean di sejumlah SPBU mulai menunjukkan perbaikan, Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Bali tetap melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas kebijakan ganjil-genap.
Evaluasi tersebut mencakup sejumlah indikator, antara lain panjang antrean kendaraan, waktu tunggu konsumen, serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU. Hasil pemantauan menjadi bahan pertimbangan dalam mengoptimalkan pelaksanaan pengaturan dan langkah distribusi BBM berikutnya.
Ahad menegaskan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya akan terus diperkuat agar upaya penanganan antrean dapat berjalan optimal.
Pertamina berharap penerapan kebijakan ganjil-genap, peningkatan kapasitas layanan PDS, serta dukungan pengawalan distribusi BBM dapat membantu masyarakat memperoleh bahan bakar dengan lebih mudah.
“Pertamina dengan Pemprov Bali terus melakukan pemantauan antrean dan melakukan evaluasi setiap hari untuk melihat efektivitas pengaturan terhadap panjang antrean, waktu tunggu kendaraan dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU,” tutup Ahad.
Melalui koordinasi dan evaluasi berkelanjutan, Pertamina berharap kondisi pelayanan di SPBU Bali semakin membaik, distribusi BBM berlangsung lebih lancar, dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan optimal.





