LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan melalui monitoring penerapan Program Pekarangan Bergizi (P2B) dan pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.

Monitoring dilakukan dengan mengecek secara langsung perkembangan tanaman pangan berupa cabai, tomat, terong dan sejumlah komoditas lainnya, Minggu (4/10/2026) pagi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut pemantauan pelaksanaan Program Pekarangan Bergizi sekaligus upaya mengetahui perkembangan pemanfaatan lahan yang telah ditanami berbagai komoditas pangan. Melalui pengecekan langsung di lapangan, berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program diharapkan dapat diketahui sejak dini untuk selanjutnya dicarikan solusi.

“Monitoring ini dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan Program Pekarangan Bergizi dan pemanfaatan lahan di wilayah Kecamatan Kembangbahu. Kami ingin memastikan lahan yang sudah ditanami dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus mengetahui apabila terdapat kendala dalam pelaksanaannya,” ujar IPTU Sono.

Kegiatan monitoring dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB oleh personel Polsek Kembangbahu, yakni AIPTU Mustar dan AIPDA Kujianto. Petugas mendatangi lokasi pemanfaatan lahan di wilayah Kecamatan Kembangbahu yang telah ditanami berbagai jenis tanaman pangan bergizi.

Dalam pengecekan tersebut, personel melakukan pemantauan terhadap kondisi tanaman dan perkembangan pemanfaatan lahan. Sejumlah tanaman yang menjadi perhatian di antaranya cabai, tomat dan terong serta komoditas lain yang dapat memberikan manfaat bagi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Menurut IPTU Sono, pemanfaatan pekarangan maupun lahan yang tersedia menjadi salah satu langkah positif dalam membangun kemandirian pangan mulai dari lingkungan masyarakat. Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal dapat dikelola menjadi area produktif untuk menghasilkan berbagai komoditas pangan.

“Kegiatan ini bukan sekadar melakukan pengecekan tanaman, tetapi juga untuk melihat sejauh mana pemanfaatan lahan dapat terus dikembangkan. Apabila ditemukan kendala di lapangan, tentunya perlu dilakukan komunikasi dan koordinasi agar dapat dicarikan solusi sehingga program bisa berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Program Pekarangan Bergizi juga diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin produktif dalam memanfaatkan lahan yang dimiliki. Penanaman berbagai jenis sayuran maupun tanaman pangan dapat membantu menyediakan kebutuhan pangan bergizi sekaligus memberikan manfaat ekonomis apabila dikembangkan secara konsisten.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2