LAMONGAN, BeritaSiber.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan produktif, jajaran Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus menunjukkan komitmennya melalui kegiatan monitoring dan pendampingan Program Pekarangan Bergizi (P2B).

Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, pada Sabtu (10/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB, dengan melakukan pengecekan terhadap sejumlah lahan yang telah dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pangan bergizi, seperti tomat, cabai, terong, dan berbagai jenis tanaman produktif lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu, IPTU Sono, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan lahan yang tersedia.

Menurutnya, keberadaan pekarangan produktif memiliki peran penting dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kemandirian pangan.

“Melalui kegiatan monitoring Program Pekarangan Bergizi ini, kami ingin memastikan bahwa pemanfaatan lahan yang telah dilakukan masyarakat dapat terus berjalan dan berkembang dengan baik. Kami juga berupaya mengetahui berbagai kendala yang dihadapi di lapangan agar dapat dicarikan solusi bersama, sehingga program ketahanan pangan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar IPTU Sono.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh dua personel Polsek Kembangbahu, yakni AIPTU Mustar dan AIPDA Kujianto, yang turun langsung melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman pangan di sejumlah lahan wilayah Kecamatan Kembangbahu.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan terhadap pemanfaatan lahan yang telah ditanami berbagai komoditas hortikultura, khususnya tomat, cabai, dan terong. Ketiga jenis tanaman tersebut dinilai memiliki manfaat penting dalam menunjang kebutuhan pangan sehari-hari karena dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan makanan bergizi bagi keluarga.

Selain melihat perkembangan tanaman, kegiatan monitoring juga diarahkan untuk mengetahui kondisi pelaksanaan program di lapangan, termasuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan budidaya tanaman pangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pendekatan preventif dan pendampingan yang dilakukan kepolisian agar program pemanfaatan lahan tidak hanya berjalan pada tahap penanaman, tetapi juga dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Program Pekarangan Bergizi sendiri menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan yang dapat diterapkan masyarakat dengan mengoptimalkan pekarangan rumah maupun lahan kosong untuk kegiatan bercocok tanam.

Melalui pemanfaatan lahan secara produktif, masyarakat diharapkan mampu menghasilkan berbagai kebutuhan pangan secara mandiri, sehingga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap pembelian bahan pangan tertentu sekaligus mendukung ketersediaan bahan makanan sehat di lingkungan keluarga.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2