Tambahan tiga angka membuat Barito Putera naik ke peringkat kelima klasemen sementara Pegadaian Championship 2026-2027 dengan koleksi tujuh poin.

Bagi Frans Sinatra Huwae, hasil tersebut bukan sekadar kemenangan biasa. Tiga poin ini menjadi sesuatu yang sangat dinantikan seluruh elemen tim, mulai dari pemain, staf pelatih hingga manajemen.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami bersyukur atas hasil ini, tentunya ini dari tekad seluruh pemain, staf pelatih dan manajemen. Ini 3 poin yang kita rindukan dan dambakan,” ungkapnya.

Kemenangan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Barito Putera masih memiliki daya juang untuk bangkit dan bersaing dalam kompetisi musim ini.

Menang 2-0, Frans Sinatra Tetap Beri Peringatan Keras

Meski berhasil mengamankan kemenangan penting, Frans Sinatra Huwae tidak ingin anak asuhnya cepat berpuas diri.

Ia justru menyoroti sejumlah kelemahan yang masih terlihat, khususnya ketika para pemain terlalu bersemangat melakukan serangan hingga meninggalkan celah di sektor pertahanan.

Menurut Frans, keseimbangan antara menyerang dan bertahan harus menjadi perhatian serius agar Barito Putera tidak mudah dihukum lawan pada pertandingan berikutnya.

“Tadi terlihat anak-anak sangat bersemangat untuk melakukan penyerangan sehingga ada kelengahan di awal babak pertama, tapi itu akan tetap kita evaluasi untuk laga selanjutnya,” tegasnya.

Evaluasi tersebut menjadi pekerjaan rumah penting bagi tim pelatih di tengah upaya Barito Putera menjaga momentum kebangkitan.

Dengan kemenangan dramatis atas Persiba Balikpapan, Laskar Antasari kini mengantongi modal berharga untuk menghadapi laga selanjutnya.

Dua gol telat Murilo Mendes dan Renan Alves bukan hanya memastikan tiga poin, tetapi juga menjadi penanda kebangkitan Barito Putera yang bertekad terus merangsek ke papan atas klasemen.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2