LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolsek Solokuro Polres Lamongan Polda Jawa Timur, AKP Joko Suprianto, SM.MM., melaksanakan kegiatan dialogis bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen warga untuk menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif.
Dalam dialog tersebut, AKP Joko Suprianto mengingatkan pentingnya peran tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dalam menjaga suasana yang sejuk di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama pesan yang beredar melalui grup WhatsApp (WA) dan berbagai platform media sosial (medsos).
“Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi langsung membagikannya ke grup WhatsApp maupun media sosial. Kami mengajak tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk bersama-sama menolak hoaks, melakukan pengecekan terhadap setiap informasi, serta tidak ikut menyebarkan kabar yang dapat memicu kesalahpahaman dan mengganggu situasi kamtibmas,” ujar AKP Joko Suprianto.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh dan menyebarkan berita. Namun, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan sikap kritis dan tanggung jawab. Informasi yang tidak benar, apabila disebarkan secara luas tanpa pemeriksaan, berpotensi menimbulkan keresahan, memicu perselisihan, bahkan mengganggu kerukunan antarwarga.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan sumber informasi sebelum mempercayai atau meneruskannya kepada orang lain. Warga dapat membandingkan informasi dengan sumber resmi dan tepercaya serta tidak mudah terpancing oleh judul provokatif, pesan berantai, maupun unggahan yang belum memiliki kejelasan fakta.
Kapolsek Solokuro juga menekankan bahwa tokoh masyarakat dan tokoh pemuda mempunyai posisi strategis dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Kedekatan mereka dengan warga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyampaikan edukasi, meluruskan informasi yang keliru, serta mencegah berkembangnya isu yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.
Selain mengajak masyarakat memerangi hoaks, AKP Joko Suprianto mendorong seluruh elemen warga Desa Takerharjo untuk memperkuat kebersamaan dalam menjaga kamtibmas. Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif tidak dapat terwujud hanya melalui peran aparat kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat mulai dari lingkungan terkecil.





