AKP Kharis Ubaidillah menjelaskan bahwa patroli tidak hanya berorientasi pada penindakan setelah terjadi gangguan keamanan. Menurutnya, kegiatan tersebut lebih diarahkan pada upaya pencegahan dengan menghadirkan personel Polri di tengah aktivitas masyarakat.
Dengan keberadaan anggota kepolisian di sejumlah titik strategis, potensi gangguan Kamtibmas diharapkan dapat ditekan. Pada saat yang sama, masyarakat diharapkan merasa lebih aman dan nyaman ketika menjalankan aktivitas sehari-hari.
Polsek Pucuk juga terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Kepolisian menilai situasi Kamtibmas yang kondusif tidak dapat diwujudkan hanya melalui kegiatan kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan serta kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin maupun pada waktu-waktu tertentu dengan menyasar berbagai lokasi yang dinilai membutuhkan kehadiran personel kepolisian. Selain SPBU, patroli dapat diarahkan ke kawasan pertokoan, permukiman, perbankan, jalan raya maupun tempat lain yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Melalui kegiatan preventif tersebut, Polsek Pucuk berupaya memastikan wilayah hukumnya tetap dalam kondisi aman, tertib dan kondusif. Personel di lapangan juga diarahkan untuk mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis sehingga kegiatan patroli sekaligus dapat menjadi sarana komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.
“Kegiatan patroli akan terus kami tingkatkan, terutama pada objek vital dan lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Kami mengajak petugas SPBU dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Kehadiran Polri di lapangan merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta menjaga wilayah Kecamatan Pucuk tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.





