“Kegiatan Pembinaan Pendidikan Kejar Paket kali ini seperti pada tahun sebelumnya, dimana Warga Binaan yang tidak tamat lulus baik SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama) maupun SMA (Sekolah Menengah Atas) wajib mengikuti pembinaan ini bahkan bagi yang tidak/ belum pernah sekolah sekalipun,” tuturnya.
Sementara itu Ranti Sri Wahyuni selaku Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa dengan senang hati melihat antusias dan semangat dari Warga Binaan dalam mengikuti kegiatan ini.
“Walaupun ditempat yang terbatas ini, saya saya sangat senang melihat antusiasme dan semangat yang besar dari mas-mas (WBP) yang hadiri disini dalam mengikuti ujian Kejar Paket.” ujarnya.
Mengakhiri kegiatan, salah satu WBP yang mengikuti kegiatan ini bernama M Fatkhur Rozi memberikan kesan yakni selain mendapatkan ilmu, ia juga dapat belajar dalam menghargai ilmu.
Kemudian ia juga menyampaikan bahwa pendidikan yang sebelumnya belum pernah ia dapatkan diluar dikarenakan salah satunya faktor ekonomi tetapi ia dapatkan di dalam Lapas dengan gratis atau tidak dipungut biaya 0 (nol) rupiah.
Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan Warga Binaan. Sehingga ilmu yang diberikan dapat berguna nantinya pada saat WBP kembali ditengah masyarakat.





