Petugas juga mengingatkan masyarakat bahwa upaya menciptakan keamanan tidak dapat hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian. Partisipasi aktif warga menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
Karena itu, masyarakat diharapkan dapat kembali meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, termasuk saling memberikan informasi apabila ditemukan adanya potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian dinilai menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Patroli terhadap objek vital juga menjadi perhatian karena lokasi seperti perbankan, perkantoran dan pertokoan memiliki aktivitas serta aset yang membutuhkan pengawasan. Personel melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.
Selain mencegah kejahatan 3C, keberadaan petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan efek preventif terhadap berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya. Dengan patroli secara rutin, potensi kerawanan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
IPTU Moch. Sokep menegaskan bahwa Polsek Sarirejo akan terus mengoptimalkan patroli, terutama pada waktu dan lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Pola patroli juga dilakukan secara dialogis dan humanis agar keberadaan polisi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi pada sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan tertib. Kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.
“Patroli akan terus kami tingkatkan sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga Kecamatan Sarirejo untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga lingkungan tetap aman, nyaman dan kondusif,” pungkasnya.





