“Di Lamongan, kebutuhan akan pemuda yang tidak hanya sebagai pemilih pasif namun juga sebagai penggerak aktif pembangunan makin nyata,” ungkapnya.
“Program Sekolah Kader Perubahan ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan regenerasi dan penguatan kapasitas kader yang adaptif terhadap perubahan zaman,” imbuhnya.
H. Suherman, yang sebelumnya terbilang aktif dalam kegiatan legislatif dan penguatan regulasi daerah di DPRD Lamongan, telah menunjukkan konsistensinya dalam pengabdian ke publik.
Sebelumnya, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bapemperda DPRD Lamongan, ia memastikan bahwa proses penyusunan raperda berjalan efektif dan efisien. Dengan latar belakang ini, program pengkaderan yang digagas DPP PKB ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mencetak pemimpin lokal yang berkualitas.
“Dengan terselenggaranya Sekolah Kader Perubahan, diharapkan terlontar sejumlah kader baru yang kemudian mampu berkontribusi dalam pemerintahan lokal maupun pembangunan sosial masyarakat,” ujarnya.
Suherman menyampaikan harapannya agar kader-kader ini tidak hanya aktif dalam politik partai, tetapi juga mampu menjadi pelopor perubahan nyata di tingkat kelurahan/desa.
“Dengan terselenggaranya sekolah kader ini, DPC PKB Lamongan menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, visioner, dan siap menjawab tantangan zaman demi kemaslahatan umat,” pungkasnya.(Bs).





