LAMONGAN, BeritaSiber.com – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan secara produktif, jajaran Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus mengintensifkan kegiatan monitoring dan pendampingan Program Pekarangan Bergizi (P2B). Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, pada Senin (12/10/2026), mulai pukul 09.25 WIB hingga selesai.
Kapolsek Kembangbahu, IPTU Sono, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan maupun lahan produktif lainnya.
Menurutnya, keberadaan pekarangan bergizi memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan bahwa Program Pekarangan Bergizi benar-benar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemanfaatan lahan untuk tanaman pangan, sayuran, maupun budidaya ikan merupakan langkah positif dalam mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat,” ujar IPTU Sono.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan monitoring dilakukan oleh dua personel Polsek Kembangbahu, yakni AIPTU Yerry W.S. dan AIPDA Sugeng, S.H. Keduanya melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah lahan yang telah dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan pengembangan sumber pangan bergizi di wilayah Kecamatan Kembangbahu.
Adapun komoditas yang menjadi sasaran pemantauan meliputi tanaman jagung, padi, tomat, cabai, kangkung, dan terong. Selain tanaman pangan dan hortikultura, petugas juga melakukan pemantauan terhadap pemanfaatan kolam ikan sebagai salah satu sumber pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada kondisi tanaman dan pemanfaatan lahan, tetapi juga diarahkan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program serta mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi dihadapi dalam pengelolaannya.
Dengan adanya pemantauan secara berkala, diharapkan berbagai hambatan yang muncul di lapangan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dicarikan solusi yang tepat guna menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan.
IPTU Sono menjelaskan bahwa Program Pekarangan Bergizi menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya optimalisasi lahan yang tersedia. Menurutnya, lahan pekarangan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat dikembangkan menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi kebutuhan keluarga.





