LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, AKP Joko Suprianto, S.M., M.M., bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) menghadiri kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 di Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, menanamkan nilai-nilai moral, serta mendorong generasi muda, khususnya kalangan santri dan santriwati, agar berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa santri dan santriwati merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Indonesia. Dengan bekal ilmu agama, pendidikan, akhlak, dan semangat kebangsaan, para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berkualitas, berintegritas, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Adik-adik santri dan santriwati adalah generasi penerus bangsa yang kelak akan mengambil peran penting dalam mengisi dan melanjutkan pembangunan Indonesia. Oleh karena itu, teruslah belajar, tingkatkan prestasi, jaga akhlak, dan tanamkan semangat persatuan agar menjadi generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Solokuro juga mengajak para santri dan santriwati untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak dini mengenai bahaya narkotika serta keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

AKP Joko Suprianto menggelorakan pesan “Say No to Drugs” sebagai ajakan kepada seluruh generasi muda untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Menurutnya, lingkungan pendidikan dan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat, disiplin, berakhlak mulia, dan memiliki masa depan yang cerah.

Selain mengingatkan bahaya narkoba, Kapolsek Solokuro turut mengajak para santri dan santriwati untuk bersama-sama mencegah tindakan perundungan atau bullying, baik di lingkungan sekolah, pesantren, tempat tinggal, maupun dalam pergaulan sehari-hari, termasuk di ruang digital.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2