“Kami mengimbau seluruh siswa agar tidak mudah terprovokasi, tidak ikut-ikutan melakukan tawuran, baik antarsiswa maupun antarkelompok perguruan silat. Jika terjadi persoalan, selesaikan dengan kepala dingin melalui komunikasi yang baik. Jangan sampai masa depan kalian rusak hanya karena emosi sesaat,” tegasnya.
AKP Joko Suprianto menambahkan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus mempersiapkan diri dengan belajar secara tekun, menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga hubungan baik dengan sesama teman.
Ia juga mendorong para siswa untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif yang dapat mengembangkan bakat, prestasi, dan karakter.
Menurutnya, upaya mencegah kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dengan komunikasi serta pengawasan yang baik, berbagai potensi penyimpangan perilaku di kalangan pelajar diharapkan dapat dicegah sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Solokuro berharap pesan-pesan kamtibmas dapat dipahami dan diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, bebas narkoba, serta terhindar dari pengaruh judi online dan aksi kekerasan.
“Jadilah pelajar yang disiplin, berprestasi, dan membanggakan orang tua serta sekolah. Manfaatkan masa muda untuk belajar dan meraih cita-cita. Katakan tidak pada narkoba, jauhi judi online, dan jangan terlibat tawuran. Mari bersama-sama menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.





