LAMONGAN, BeritaSiber.com – Menyambut semarak Hari Santri Nasional 2026, siswa dan guru MTsN 2 Lamongan kompak mengenakan busana muslim dengan sarung sebagai ciri khas pakaian santri.
Kegiatan ini berlangsung mulai 19 hingga 23 Oktober 2026 sebagai bentuk partisipasi madrasah dalam menyemarakkan Hari Santri sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi pesantren dan nilai-nilai keislaman.
Kepala MTsN 2 Lamongan, Asman, menyampaikan bahwa penggunaan busana muslim dan sarung merupakan salah satu bentuk partisipasi madrasah dalam menyambut Hari Santri Nasional.
Menurutnya, momentum ini tidak hanya menjadi ajang mengenakan pakaian khas santri, tetapi juga sarana menanamkan nilai kesederhanaan, kedisiplinan, dan akhlak mulia kepada para siswa.
“Kami berharap semangat Hari Santri dapat tertanam dalam diri seluruh siswa, tidak hanya melalui busana yang dikenakan, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari, semangat belajar, serta sikap hormat kepada guru dan orang tua,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Selama pelaksanaan kegiatan pada 19–23 Oktober tersebut, suasana religius mewarnai lingkungan madrasah. Para siswa dan guru mengenakan busana muslim yang dipadukan dengan sarung, menghadirkan nuansa khas pesantren sekaligus memperkuat identitas santri di lingkungan pendidikan.
Sarung yang selama ini lekat dengan kehidupan santri menjadi simbol tradisi keislaman yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.





