LAMONGAN, BeritaSiber.com – Personel Polsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menghadiri kegiatan ujian perangkat desa di Balai Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Kamis (15/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Samapta Polsek Solokuro, Iptu M. Samsul Arifin, SH, hadir untuk memastikan pelaksanaan ujian berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Solokuro, AKP Joko Suprianto, mengatakan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan ujian perangkat desa merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para peserta yang mengikuti proses seleksi.

Menurutnya, pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan yang berpotensi menghambat jalannya ujian.

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan yang membutuhkan perhatian dari aspek keamanan dan ketertiban. Kehadiran anggota Polsek Solokuro dalam pelaksanaan ujian perangkat desa ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada panitia, peserta ujian, maupun masyarakat yang hadir,” ujar AKP Joko Suprianto.

Ia menambahkan, pelaksanaan ujian perangkat desa merupakan kegiatan penting dalam proses penyelenggaraan pemerintahan desa. Oleh karena itu, situasi yang aman dan kondusif perlu dijaga agar seluruh tahapan kegiatan dapat berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaan kegiatan di Balai Desa Tenggulun tersebut, Iptu M. Samsul Arifin, SH, hadir untuk memantau situasi keamanan sekaligus memastikan suasana di sekitar lokasi ujian tetap tertib. Kehadiran personel kepolisian diharapkan dapat memberikan ketenangan kepada peserta sehingga mereka bisa mengikuti ujian dengan fokus dan tanpa rasa khawatir terhadap potensi gangguan keamanan.

Selain memberikan rasa aman, keberadaan anggota Polri juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan perannya masing-masing secara baik, mulai dari panitia penyelenggara hingga para peserta ujian.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2