“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan tidak ragu berkomunikasi dengan pihak kepolisian apabila terdapat permasalahan yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Dengan kebersamaan dan sinergi yang baik, situasi yang aman dan kondusif dapat kita wujudkan bersama,” tambahnya.
Lebih lanjut, kegiatan Shubuhan Keliling menjadi ruang komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat. Selain menyampaikan pesan-pesan keamanan, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun informasi terkait kondisi keamanan di lingkungan mereka.
Pendekatan melalui kegiatan keagamaan ini diharapkan dapat memperkuat kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat. Dengan terbangunnya komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih dini sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara tepat.
Program Shubuhan Keliling tersebut juga sejalan dengan upaya pemantapan harkamtibmas dan peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri. Kehadiran anggota kepolisian di tempat ibadah diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Polsek Lamongan Kota berkomitmen untuk terus membangun kemitraan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mengedepankan pendekatan humanis, termasuk silaturahmi keagamaan dan komunikasi langsung dengan warga.
Melalui kegiatan Shubuhan Keliling, Polsek Lamongan Kota berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, mempererat persaudaraan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Semangat tersebut sejalan dengan slogan “Ayo Jogo Lamongan” dan nilai-nilai Polres Lamongan SEHATI (Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas, Inovatif) sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan Lamongan yang damai, harmonis, dan tertib.





