Selain itu, kegiatan juga diikuti anggota Ansor, Fatayat, Muslimat, dan para siswa-siswi MI. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Santri sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan generasi muda.
Kapolsek Karangbinangun juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah melalui kerja sama dan komunikasi yang baik. Menurutnya, peran tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, mempererat persaudaraan, serta mengajak masyarakat mengedepankan sikap saling menghormati.
“Melalui semangat Hari Santri, mari kita perkuat sinergi antara ulama, umara, TNI-Polri, dan seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap nilai-nilai perjuangan santri dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berakhlak mulia, mencintai Tanah Air, dan berkontribusi positif bagi bangsa,” tambahnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan apel peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lapangan Kecamatan Karangbinangun berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan berakhir. Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur terkait menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran kegiatan masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Polsek Karangbinangun berharap momentum Hari Santri Nasional dapat semakin memperkuat semangat kebangsaan, kerukunan antarwarga, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.
“Dengan semangat Hari Santri, mari kita terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, dan bersama-sama mewujudkan Karangbinangun yang aman, damai, serta kondusif. Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.





