LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, AKP Joko Suprianto, S.M., M.M., menghadiri kegiatan simulasi ujian calon perangkat Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (13/10/2026).
Kehadiran Kapolsek dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap proses penjaringan dan pengisian perangkat desa agar berlangsung aman, tertib, transparan, serta kondusif.
Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto mengatakan, pelaksanaan simulasi ujian calon perangkat desa menjadi tahapan penting untuk memberikan gambaran dan kesiapan kepada seluruh peserta sebelum mengikuti ujian yang sesungguhnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama seluruh tahapan seleksi berlangsung.
“Kami berharap seluruh tahapan seleksi calon perangkat Desa Tenggulun dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Kepada seluruh peserta, kami mengimbau agar mengikuti proses seleksi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi kejujuran, serta tetap menjaga persaudaraan dan kerukunan antarwarga,” ujar AKP Joko Suprianto.
Kegiatan simulasi tersebut turut dihadiri unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Solokuro, Kepala Desa Tenggulun beserta seluruh perangkat desa, serta para calon perangkat desa yang mengikuti dan menyaksikan jalannya kegiatan.
Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, kepolisian, dan pemerintah desa menjadi wujud sinergitas lintas sektor dalam mendukung terselenggaranya proses seleksi perangkat desa yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Joko Suprianto juga memberikan sambutan dan pesan kamtibmas kepada seluruh peserta maupun pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan simulasi ujian.
Ia menekankan bahwa proses seleksi perangkat desa hendaknya tidak menjadi pemicu munculnya perselisihan, kesalahpahaman, ataupun perpecahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, setiap peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kompetensinya. Oleh karena itu, seluruh calon perangkat desa diharapkan dapat menerima hasil seleksi dengan sikap dewasa dan tetap mengutamakan persatuan.





