LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, AKP Joko Suprianto, S.M., M.M., bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Solokuro menghadiri kegiatan pengajian dan sholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Simanraya, Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (13/10/2026).
Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, keamanan dan kenyamanan jamaah menjadi perhatian penting agar seluruh rangkaian pengajian dan sholawat dapat berlangsung dengan khidmat.
“Kehadiran kami bersama unsur Muspika Kecamatan Solokuro merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh jamaah yang mengikuti pengajian dan sholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dapat melaksanakan kegiatan dengan aman, nyaman, tenang, dan penuh kekhusyukan,” ujar AKP Joko Suprianto.
Kegiatan pengajian dan sholawat tersebut menjadi momentum bagi masyarakat Dusun Simanraya dan sekitarnya untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Kapolsek Solokuro bersama unsur Muspika juga mencerminkan sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam mendukung terselenggaranya kegiatan keagamaan yang membawa nilai positif bagi kehidupan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Solokuro menekankan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan kepedulian antarsesama.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani sifat Rasulullah yang penuh kasih sayang, kejujuran, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat demi terciptanya lingkungan yang damai dan harmonis,” ungkapnya.
Lebih lanjut, AKP Joko Suprianto menjelaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti pengajian dan sholawat memiliki peran penting dalam memperkuat nilai moral, membangun karakter masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kerukunan dan ketenteraman lingkungan.





