PSMS Medan menunjukkan semangat pantang menyerah ketika laga mendekati akhir. Penyerang Javier Siverio tampil sebagai penyelamat setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+4.
Gol pada detik-detik terakhir tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1. PSMS pun terhindar dari kekalahan, sedangkan Semen Padang harus menerima kenyataan kehilangan dua poin setelah gagal menjaga keunggulan.
Hasil ini sekaligus memperlihatkan ketatnya persaingan Derbi Sumatera, ketika peluang kemenangan masih bisa berubah hingga menit terakhir pertandingan.
Tambahan satu poin membuat PSMS Medan kini mengoleksi 11 poin dari enam pertandingan dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
Ayam Kinantan hanya terpaut satu poin dari PSPS Pekanbaru yang berada di posisi teratas dengan raihan 12 poin. Namun, hasil imbang melawan Semen Padang membuat PSMS belum mampu mengambil alih posisi puncak klasemen.
Di sisi lain, Semen Padang FC kini mengantongi delapan poin dari enam pertandingan dan menempati peringkat kelima. Kegagalan meraih kemenangan menjadi pekerjaan rumah bagi Kabau Sirah, terutama dalam menjaga konsentrasi dan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Persaingan di Grup A diperkirakan semakin menarik seiring ketatnya selisih poin antartim. PSMS Medan dan Semen Padang sama-sama membutuhkan hasil maksimal pada laga berikutnya agar tetap memiliki peluang bersaing di papan atas.
Derbi Sumatera kali ini pun meninggalkan catatan penting bagi kedua tim: kemenangan belum benar-benar aman sebelum peluit panjang dibunyikan.





