Akibat insiden tersebut, Ifta mengalami luka di bagian kepala serta lecet pada kaki dan tangan.

Sebagian besar korban kecelakaan merupakan penumpang bus rombongan wisata asal Mojokerto. Para korban luka mendapatkan penanganan medis, sementara proses pendataan dilakukan oleh petugas di rumah sakit.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Polisi Ungkap Identitas Tiga Korban Meninggal

Polisi mengidentifikasi tiga orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Mereka adalah Yoseph Rianto (24), Firnimus Kleofat (67), dan Alfred Noo (28).

Yoseph Rianto merupakan warga Desa Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah dan pendarahan di bagian kepala.

Korban berikutnya, Firnimus Kleofat, merupakan penumpang truk Fuso asal Desa Tanah, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Ia mengalami patah tulang pada kaki kiri dan kanan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, Alfred Noo, warga Desa Degalea, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mengalami sejumlah cedera, termasuk jejas pada dada dan hematoma pada kepala. Ia meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.

Dua korban yang meninggal di rumah sakit sebelumnya mengalami luka berat. Kepolisian masih melakukan pendataan terhadap seluruh korban yang dirawat di RSUD dr Soeroto Ngawi.

Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan bus pariwisata Chandra Jaya dan truk Fuso tersebut masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Ngawi.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan untuk mengetahui secara lengkap kronologi kejadian serta faktor yang menyebabkan tabrakan kedua kendaraan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2