| – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah () di Kabupaten semakin menunjukkan komitmennya dalam menerapkan praktik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Inovasi dan kreativitas pelaku hijau di wilayah ini tidak hanya mendorong pertumbuhan lokal, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pelestarian lingkungan.

 

1. Berbasis Produk Ramah Lingkungan

Sejumlah di Kabupaten telah beralih ke produk dan proses produksi yang ramah lingkungan. Misalnya, produsen kemasan yang menggantikan plastik sekali pakai dengan bahan daur ulang atau ramah lingkungan.

Hal ini tidak hanya membantu mengurangi dampak plastik tetapi juga meningkatkan citra produk lokal di mata konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan.

 

2. Penerapan Energi Terbarukan

Beberapa di Kabupaten telah mengadopsi energi terbarukan untuk mendukung operasional mereka. Pemanfaatan panel surya, misalnya, telah menjadi pilihan utama untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil.

Langkah ini tidak hanya mengurangi jejak karbon tersebut, tetapi juga menekan biaya operasional jangka panjang.

 

3. Kolaborasi dengan Petani Lokal

Baca Artikel Lainnya :