.com Ritual Larung Sembonyo, yang menjadi acara utama dalam Festival Pantai Prigi di , dipenuhi masyarakat. Minggu (04/06/2023).

Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan masyarakat nelayan di sekitar Pelabuhan Perikanan Nusantara, konsentrasi utama warga terlihat di dermaga utama Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Prigi yang menjadi titik keberangkatan kapal yang membawa dua tumpeng berukuran besar, buceng lanang, dan buceng wadon.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Mulai dari awal hingga akhir ritual, masyarakat rela berdesakan untuk melihat secara dekat tradisi perikanan ini. Tidak hanya di sepanjang dermaga dan area kolam, banyak orang yang rela naik perahu untuk menyaksikan pelemparan dua tumpeng yang berisi berbagai produk pertanian dan gunungan nasi kuning, disertai dengan lodho ayam dan berbagai jajanan tradisional lainnya ke laut.

“Ini adalah acara tahunan, ritual tradisional Larung Sembonyo. Ternyata, ketika kita melestarikan tradisi, ada dampak ,” kata Bupati .

Ritual Larung Sembonyo kali ini lebih menarik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena kali ini, acara tersebut dikemas sebagai bagian dari Festival Prigi Carnival.

Arifin berharap bahwa acara budaya ini, yang dikemas sebagai bagian dari festival budaya, dapat menjadi agenda tahunan yang rutin dan berkontribusi pada perekonomian lokal di , khususnya di area pesisir Teluk Prigi.

“Tujuannya, tentu saja, agar ritual Larung Sembonyo menjadi acara menarik, di mana tradisi pemberian laut tetap dilestarikan dan menjadi daya tarik menarik bagi masyarakat lainnya,” katanya.

Ia berjanji bahwa pemerintah daerah akan menambahkan lebih banyak acara seperti ini untuk meningkatkan minat wisatawan yang mengunjungi pantai selatan, terutama mengingat memiliki banyak pantai yang indah.

Baca Artikel Lainnya :