.COM | – Aksi penolakan terhadap sejumlah pasal yang ada di RUU Penyiaran terjadi di sejumlah kota di Indonesia. Pasalnya dalam RUU Penyiaran terbaru dirasakan bakal membungkam kebebasan pers.

Aksi penolakan seperti dilakukan sejumlah di . Tiga organisasi profesi melakukan turun ke jalan menyuarakan penolakan sejumlah pasal di RUU Penyiaran.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Aksi ini dilaksanakan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota di Jalan PK Bangsa Kota , Jumat (17/05/2024).

Seperti halnya aksi unjuk rasa pada umumnya, puluhan yang tergabung dalam (Aliansi Independen), (Persatuan Wartawan Indonesia) serta (Ikatan Televisi Indonesia) tersebut, turun ke jalan dengan membentangkan poster bertuliskan penolakan RUU Penyiaran serta orasi.

Selain itu dalam tersebut juga dilakukan pembakaran poster hingga tabur bunga sebagai bentuk kekecewaan karena RUU Penyiaran yang dianggap mereka telah mengancam kebebasan pers.

“Kami mendesak supaya pasal-pasal yang bermasalah, yang membungkam kebebasan pers, yang membungkam kebebasan itu untuk dicabut,” jelas Ketua , Danu Sukendro.

Danu menyampaikan, pasal-pasal RUU Penyiaran yang sekarang sedang digodok di tingkat parlemen itu sangat bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945, dan tidak menjunjung nilai-nilai demokrasi.

Adapun hal yang bertentangan dengan UUD 1945, kata dia, yakni adanya pembatasan hak komunikasi masyarakat untuk memperoleh informasi di pasal-pasal RUU Penyiaran.

Baca Artikel Lainnya :