– Islam melarang keras ada seorang suami membentak dan berlaku buruk kepada istrinya. Hal itu seperti telah dinasihatkan langsung oleh Rasulullah saw. dalam hadisnya berikut ini:

IMG_20240610_222115_11zon
Bs Iklan 970x250_11zon
IMG-20240708-WA0017_11zon
IMG_20230829_204843

“Sebaik-baik kalian, (adalah) yang terbaik bagi istrinya dan aku adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap istriku.” (H.R. Tirmidzi).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain karena nasihat langsung dari Rasulullah saw., Berikut inilah 3 alasan lainnya mengapa seorang suami dilarang membentak dan berlaku buruk kepada istrinya. Berikut penjelasannya:

1. Jasa Istri Tidak Terkira

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Para suami, janganlah sakiti hati istri dengan bentakan atau perilaku buruk lainnya. Mengapa? Karena istri adalah sosok yang berjasa dalam keluarga. Istri mengandung, melahirkan, menyusui, merawat dan mendidik anak-anak, hingga mengurus suami dan rumah tangga. Betapa banyak jasa seorang istri dalam kehidupan keluarga. Jadi, sayangilah dan hargailah ia dengan berlaku baik kepadanya.

2. Menyakiti Istri Sama Seperti Menyakiti Anak

Bila seorang suami menyakiti istrinya, maka sejatinya ia pun tengah menyakiti anak-anaknya. Bila hati seorang istri tersakiti karena bentakan suaminya, maka hal itu pun bisa berdampak pada anak-anaknya. Bila suami menyakiti hati istri, maka istri tidak akan fokus dalam merawat serta mendidik anak-anaknya di rumah.

Bahkan, bisa jadi seorang istri melampiaskan rasa sakit hatinya karena suami kepada anak-anaknya. Untuk itu, wahai para suami, perlakukanlah istri dengan lembut dan penuh cinta. Bila suami memperlakukan istri dengan baik, maka sejatinya suami pun sedang memperlakukan anak-anak dengan baik.

Baca Artikel Lainnya :