.com – Bupati , Mochamad Nur Arifin menyampaikan pesan filosofi pendekar Jawa menang tanpo ngasorake kepada 1.258 calon warga pusat di Pendopo Manggala Praja Nugraha . Pesan ini artinya meraih kemenangan tanpa merendahkan kepada yang lain.

IMG_20240610_222115_11zon
Bs Iklan 970x250_11zon
IMG-20240708-WA0017_11zon
IMG_20230829_204843

Diharapkan dengan berpegang teguh pada filosofi ini, antar perguruan pencak silat bisa saling menghormati antara satu dengan yang lain.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, pengesahan warga pusat tahun ini tidak diwarnai konvoi kendaraan. Mereka berjalan dari padepokan menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha untuk mendapatkan pembekalan dari jajaran Forkopimda . Dengan cara ini diharapkan konflik antar perguruan bisa diminimalisir.

“Harus berbangga karena kalian akan masuk sebuah organisasi yang sangat besar. Menjadi anggota organisasi yang anggotanya jutaan sudah seharusnya para warganya bisa membawa nama baik organisasi dengan baik,” ucap Mas Ipin Minggu (09/07/2023).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam film-film, pendekar digambarkan sebagai tokoh yang berjuang menegakkan kebenaran, baik dan suka menolong kepada sesama.

“Diharapkan penggambaran pendekar ini bisa dilakukan oleh para pendekar saat ini,” imbuhnya.

Bupati tidak sependapat dengan stigma perguruan silat tempatnya orang ribut. Justru menurutnya ini merupakan salah satu wujud Kata Bung Karno sebagai bagian dari berkepribadian dalam kebudayaan.

Baca Artikel Lainnya :