| – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten , penggunaan reklame dan baliho sebagai sarana kampanye semakin marak.

IMG_20240610_222115_11zon
Bs Iklan 970x250_11zon
IMG-20240708-WA0017_11zon
IMG_20230829_204843

Fenomena ini memunculkan berbagai dampak yang perlu dikaji secara mendalam dari perspektif dan sosial.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebagai akademisi dan dekan Fakultas dan di Universitas Islam , saya ingin menguraikan beberapa dampak signifikan dari pemanfaatan reklame dan baliho dalam konteks Pilkada.

Pertama, dari sisi , penggunaan reklame dan baliho dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Industri percetakan, pemasangan, dan pemeliharaan reklame memperoleh keuntungan dari permintaan yang meningkat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hal ini juga menciptakan lapangan kerja sementara bagi tenaga kerja lokal yang terlibat dalam proses produksi dan pemasangan. Selain itu, sektor informal seperti pedagang kecil di sekitar lokasi pemasangan baliho juga mendapatkan manfaat dari meningkatnya aktivitas di daerah tersebut.

Namun, dampak ini harus diimbangi dengan pengelolaan yang baik. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa pemasangan reklame dan baliho dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk menghindari kerusakan lingkungan dan infrastruktur.

Selain itu, perlu ada pengawasan ketat terhadap pajak reklame untuk memastikan bahwa pendapatan daerah dari sektor ini dapat dimaksimalkan.

Baca Artikel Lainnya :