.COM | Pemerintah Kabupaten mencatat sejumlah bahan pokok mengalami tren penurunan harga di pasar tradisional.

IMG_20240610_222115_11zon
Bs Iklan 970x250_11zon
IMG-20240708-WA0017_11zon
IMG_20230829_204843

Berdasarkan pemantauan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten melalui kegiatan monitoring pada Senin (8/7/2024), harga dan stok pangan bahan pokok yang mengalami penurunan diantaranya cabai merah besar dari kisaran harga Rp 27 ribu sampai Rp 30 ribu menjadi Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu, cabai rawit dari Rp 28 ribu sampai 30 ribu menjadi Rp 28 ribu sampai 30 ribu, bawang merah dari Rp 25 ribu menjadi Rp 23 ribu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tidak hanya itu, harga sayur mayur juga berangsur-angsur turun seperti kubis dari kisaran Rp 8 ribu – Rp 12 ribu menjadi Rp 8 ribu – Rp 9 ribu, kentang dari Rp 23 Ribu – Rp 24 ribu menjadi Rp 22 ribu – Rp 23 ribu, tomat turun harga seribu menjadi Rp 5 ribu, wortel dari Rp 17 ribu menjadi Rp 15 ribu, begitu juga dengan yang lain.

“Sejumlah komoditas yang cenderung mengalami penurunan harga seperti cabai, bawang, dan sayuran. Tidak ada harga komoditas yang naik secara signifikan. Namun komoditas daging harus diwaspadai karena bobot konsumsinya tinggi,” ujar Kepala DKPP Moch. Wahyudi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Harga bawang putih stabil di harga Rp 35 ribu, kelapa stabil di harga Rp 10 ribu, beras medium Rp 11 ribu. Harga beras premium berkisar antara Rp 13.000 – Rp 16.000, beras medium berkisar antara Rp 12.000 – Rp 13.000, gula pasir berkisar antara Rp 16.500 – Rp 17.000, minyak goreng Rp 16.000 – Rp 17.000 per liter.

Selain itu, harga daging sapi murni berkisar antara Rp 110 ribu sampai Rp 115 ribu, daging ayam boiler berkisar Rp 36 ribu sampai Rp 38 ribu, telur ayam ras berkisar Rp 26 ribu sampai Rp 27 ribu, serta harga ikan segar juga stabil.

Baca Artikel Lainnya :