| – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi (Jatim) menyebut, jumlah Janda Usia Sekolah (JUS) di Jatim tergolong masih tinggi.

Hal ini dilihat dari pendataan keluarga Jatim pada tahun 2023. Disana menunjukkan, jika jumlah (JUS) di bawah usia 15 tahun kurang lebih ada 800-an orang. Sedangkan JUS usia 15 hingga 19 tahun jumlahnya kurang lebih 2900-an orang.

“Hal ini karena terpaksa menikah dini karena kehamilan yang tidak diinginkan. Setelah melahirkan mereka bercerai,” kata Maria Ernawati Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Kamis (01/02/2024).

Erna menjelaskan, jumlah pernikahan dini di Jatim yang masih tinggi itu, berbanding lurus dengan tingginya angka perceraian. Yang mana, kasus perceraian didominasi oleh usia muda bahkan masih usia sekolah.

Kasus perceraian itu, lanjut Erna, juga terjadi karena mempelai masih usia anak sekolah, sehingga tingkat emosi masih labil atau belum dewasa dalam menyikapi persoalan.

“Kehamilan yang terjadi pada remaja juga sangat berpotensi terjadinya kelahiran ,” sebutnya.

Baca Artikel Lainnya :