BeritaSiber.com – Sebanyak 118 kendaraan roda dua diberikan tindakan tilang manual oleh Satlantas .

Tilang tersebut diberikan kepada pengendara roda dua yang melakukan konvoi maupun ugal-ugalan dengan menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan standarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Baca dan ikuti :

https://twitter.com/BeritasiberCom/status/1670713570974396416?t=5ieC63aIkZaeA-HmCnyEYw&s=19

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolres AKBP Suryono mengatakan, selama dua minggu terakhir Satlantas melaksanakan hunting system dan berhasil melakukan penindakan tilang terhadap ratusan sepeda motor baik yang tidak sesuai kelengkapan maupun yang menggunakan knalpot bukan peruntukannya.

“Kita lakukan tindakan tegas kepada pengendara motor yang tidak sesuai kelengkapan maupun yang menggunakan knalpot bukan peruntukannya,” kata Kapolres saat menggelar jumpa pers motor serta knalpot hasil sitaan Satuan Lalulintas , Senin(19/06/2023).

AKBP Suryono juga mempersilahkan kepada masyarakat yang merasa kurang terima atas penindakan tilang yang dilakukan oleh Satlantas untuk melakukan komplain.

Menurutnya hal ini dilakukan tindakan penindakan tegas Kepolisian dengan berdasarkan aturan yang ada.

“Kita sudah lakukan uji emisi, ini tidak sesuai dengan spektek peruntukannya,” imbuhnya.

Bagi pemilik kendaraan yang sedang disita akan mengambil kendaraannya, Kapolres mempersilahkan yang bersangkutan harus membuat pernyataan tidak akan mengulangi lagi dan mengganti seluruh komponen kendaraan sesuai standarnya.

“Khusus yang anak-anak saat mengambil kendaraannya nanti harus didampingi orang tuanya,” tuturnya.

Menurut Kapolres, hal tersebut merupakan dampak dari kebebasan yang beberapa waktu lalu tidak diberlakukan tilang secara manual yang membuat sebagian masyarakat di kabupaten taat hukumnya masih perlu ditingkatkan.

“Banyak orang langsung mengadakan konvoi, melanggar lalulintas, karena pikirannya tidak di tilang juga sama Polisi, sehingga berkembang sampai begini banyaknya hanya dalam waktu singkat,” ungkapnya.

Selain mengamankan kendaraan roda dua, Satlantas juga mengamankan sebanyak 4 unit kendaraan roda empat yang di modifikasi menjadi kendaraan Tayo.

“Tentunya ini melanggar ketentuan yang mana bentuk, warna dan lainnya tidak boleh dirubah tanpa persetujuan atau pelaporan ke Samsat setempat,” terang Suryono.

Masih kata Suryono, dalam kesempatan itu juga membeberkan penangkapan 2 kendaraan roda empat yang terindikasi tanpa surat-surat.

“Saat ini sedang didalami Satreskrim untuk dikembangkan, apakah ini jaringan pelaku Curanmor atau bukan,” pungkasnya.

Baca Artikel Lainnya :
MUNGKIN ANDA TERTARIK :