.COM | – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kabupaten mengadakan seminar penyuluhan hukum dengan tema “Implementasi Antikorupsi dan Pemahaman Hukum Melalui Kegiatan Jaksa Sahabat Siswa.

Kegiatan dengan sasaran siswa SMP se-kabupaten mengambil moto, “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman. Taat Hukum, Masa Depan Cerah,” Jumat (22/03/2024).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang dilaksanakan di aula pertemuan Gajah Mada gedung itu dibuka oleh Moh Nalikan, Sekretaris Daerah dsn dihadiri oleh pengurus OSIS SMP Negeri (ketua, sekretaris, dan bendahara), guru PKn, dan kepala SMPN.

Kepala Dinas Kabupaten , dalam sambutannya menyebutkan alasan mengapa kegiatan seminar ini dilaksanakan. “Salah satu alasan adalah banyaknya korban dan juga pelaku hukum yang dilakukan oleh siswa, bahkan mulai tingkat SMP,” katanya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Jadi siswa perlu mendapatkan penyuluhan hukum sejak dini, agar tidak melakukan hukum. Karena masih ada anggapan kalau siswa atau anak-anak tidak bisa dihukum,” imbuhnya.

Untuk itu, menurut Munif, melalui kerjasama dengan Kejaksaan Negeri , ini diharapkan siswa lebih mengenal institusi kejaksaan sebagai Aparat Penegak Hukum dan siswa lebih paham macam-macam hukum yang sering dilakukan siswa.

Sementara itu, Chusnu Yuli Setyo, sekretaris Dinas , yang menjadi moderator menyampaikan bahwa kegiatan siswa SMP dengan Kejaksaan Negeri sudah pernah dilaksanakan ketika memperingati Hari Antikorupsi sedunia tahun 2018.

Bahwa saat itu mengadakan kegiatan Cerdas Cermat, Lomba Yel-yel, dan Lomba Pidato tentang hukum dan kejaksaan. Selain itu, pihak juga secara rutin melakukan penyuluhan hukum melalui “Jaksa Masuk Sekolah.”

Jadi, disampaikan Chusnu, kegiatan seminar penyuluhan hukum “” ini digandengkan dengan implementasi antikorupsi karena mempunyai sejarah yaitu siswa berani masuk ke kejaksaan karena ada kegiatan peringatan hari antikorupsi sedunia.

Oleh karena itu, dengan dihadirkannya para guru PKN itu nantinya untuk bisa memasukkan materi dari dua jaksa yang menjadi narasumber untuk dimasukkan dalam materi Antikorupsi yang selama ini sudah disampaikan pada siswa.

“Jadi materi Antikorupsi seharusnya ditambah dengan materi Pengenalan Hukum pada siswa SMP,” pintanya.

Masih, menurut Chusnu, kegiatan ini mempunyai moto dan yel-yel, yaitu kenali Hukum Jauhi Hukuman Taat Hukum Masa Depan Cerah.

Dalam acara seminar ini ada dua jaksa yang menjadi narasumber. Kedua kakak jaksa (begitu menyebutnya untuk menambah keakraban dengan siswa dan memang kedua jaksa ini masih muda) menyampaikan materi sangat efektif, menarik, dan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa.

Baca Artikel Lainnya :
Mungkin Anda Tertarik :